Dua Kuas

Dua Kuas – Bagian 6 (Part 1)

Bagian 6 Petaka Besar Sungguh benar kata Buya sewaktu ceramah tempo hari. “Balaslah kebencian dengan kecintaan, kebencian dibalas dengan kebencian hanya menambah luka diantara keduanya, dan pasti akan ada korban dari salah satunya atau kedua-duanya. Teladanilah uswah kita nabiyullah Muhammad SAW, begitu banyak yang menyakiti beliau ketika ia memulai dakwahnya di Mekkah. Beliau di lempari… Continue reading Dua Kuas – Bagian 6 (Part 1)

Dua Kuas

Dua Kuas – Bagian 5 (Part 3)

Bagian 5 Rencana Besar Pagi yang indah. Lonceng tanda masuk berdentang nyaring. Lapangan sekolah yang semula riuh sejak setengah jam lalu dengan cepat berganti sepi. Para anak murid bergegas dan berlarian masuk ke kelasnya masing-masing, meninggalkan bola kasti dan tongkat pemukulnya, memasukkan gelang karet di kantung baju, mengantongi kelereng dan kartu-kartu bergambar. “Kau sudah selesai… Continue reading Dua Kuas – Bagian 5 (Part 3)

Dua Kuas

Dua Kuas – Bagian 5 (Part 1)

Bagian 5 Rencana Besar Hujan sedikit deras kembali membasahi Bumi Sriwijaya siang ini. Petir-petir berganti-gantian bersahutan. Lonceng sekolah sudah didentangkan tiga kali pertanda waktu pulang. Tidak seperti teman-teman sekelas, yang begitu semangat menyambut lonceng pulang sekolah. Aku dan kak Hasan justru sebaliknya, kami sangatlah tidak bersemangat. Apa pasal? Kami lupa untuk membawa payung. Padahal kami… Continue reading Dua Kuas – Bagian 5 (Part 1)

Dua Kuas

Dua Kuas – Bagian 4 (Part 2)

Bagian 4 RUMAH SEKOLAH (sambungan) Mobil ayahnya Lintang melaju dengan sedikit kencang, seirama pula dengan laju denyut jantungku yang ikut-ikutan kencang. Aku yakin sekali, kak Hasan pun merasakan hal yang sama. Kulihat air mukanya begitu khawatir. Benar-benar telak, kami lupa mengerjakan PR bahasa indonesia. Mau menyalin PR teman dikelas nanti, dipastikan tidak akan sempat, pelajaran… Continue reading Dua Kuas – Bagian 4 (Part 2)

Dua Kuas

Dua Kuas – Bagian 4 (Part 1)

Bagian 4 RUMAH SEKOLAH  Ttteeetttt… nnnneeettt……. tttteeetttt…….. nnnnneeettttt “bunyi apaan sih ini? Nganggu tau!” kesal kak Hasan. “ish dah.. budak sikok ini!” batinku. “Oi kak, bangun! Sudah mau subuh nih, bentar lagi adzan!” teriakku kepada kak Hasan yang masih masih nyaman dengan ilerannya. Aku dan kak Hasan memang sudah sepakat untuk menyetel alarm sekitar lima… Continue reading Dua Kuas – Bagian 4 (Part 1)